SILAH AL BATTAR

Untuk Kesekian Kalinya Tentara Islamic State (IS) Menyerang Israel

GOLAN HEIGHTS (SILAH AL BATTAR)  - Tentara Islamic State (IS) untuk kesekian kalinya menargetkan Israel dalam serangannya. Israel membalas dengan mengerahkan pesawat tempurnya hingga menewaskan empat tentara islamic state (IS).

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (28/11/2016), Tentara Islamic State (IS) itu melepas tembakan ke arah tentara Israel di wilayah Dataran Tinggi Golan. Separuh wilayah Dataran Tinggi Golan dikuasai oleh Israel dan separuhnya lagi dikuasai Suriah. Penembakan ini merupakan serangan kesekian kali nya (IS) di Dataran Tinggi Golan.

Para tentara Israel diserang dengan senapan mesin dan juga mortir namun tidak ada korban luka. Tentara-tentara Israel itu justru membalas serangan tentara (IS). Sedikitnya empat tentara (IS) meninggal akibat serangan udara militer Israel.



Juru bicara Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Letnan Kolonel Peter Lerner, menyebut tentara yang diserang itu berasal dari Brigade Golan. Serangan itu sebenarnya dilancarkan oleh tentara bernama Shuhada al-Yarmouk yang berafiliasi dengan Islamic State (IS).

Sejak konflik Suriah pecah pada tahun 2011, sejumlah mortir dan roket dari konflik itu tak sengaja jatuh di wilayah Israel. Namun kali ini merupakan serangan kesekian kalinya yang disengaja terhadap tentara Israel yang beberapa bulan yang tentara lon wolf (IS) menyerang dengan pisau di telaviv .

"Serangan langsung seperti itu terhadap aktivitas Israel di sisi perbatasan Israel -- ini merupakan yang kesekian kali," kata purnawirawan jenderal Israel, Nitzan Nuriel.


Jenderal Nuriel yang mantan Direktur Biro Pemberantasan Terorisme Israel ini, mengaku heran dengan motif serangan langsung itu. "Mereka tahu pasti bagaimana respons Israel. Berhadapan dengan Israel merupakan hal terakhir yang dibutuhkan islamic state IS pada tahap ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Nuriel memperkirakan serangan itu merupakan inisiatif dari tentara (IS) lokal, bukannya perwujudan perubahan kebijakan yang diperintahkan langsung oleh pemimpin Islamic State (IS) Abu Bakr al-Baghdadi.

Secara terpisah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan selamat pada tentara Israel yang berhasil membalas serangan (IS) itu. "Pasukan kita siaga di perbatasan utara, dan kita tidak akan membiarkan elemen (IS) maupun elemen kekejian lainnya menjadikan konflik Suriah sebagai dalih untuk membangun kekuatan di dekat perbatasan kita," sebut PM Netanyahul.

Israel menduduki sekitar 1.191 kilometer persegi wilayah Golan dalam perang tahun 1967 dan kemudian mencaploknya. Hingga kini, Israel selalu menolak untuk mengembalikan wilayah itu ke Suriah.

Tidak ada komentar

SOHR: Pejuang Islamic State Tewaskan 30 Lebih Tentara Assad di Kamp Yarmouk

Senin, 22 Sya'ban 1439 H DAMASKUS, SURIAH (SILAH AL BATTAR) - Lebih dari 30 tentara pemeri...